Yoga Untuk Sakit Pinggang

Yoga Untuk Sakit Pinggang
Yoga Untuk Sakit Pinggang

Penyakit yang sering mampir ke badan ibu, salah satunya sakit pinggang. Ternyata, Anda bisa menangkalnya dengan yoga. Fajar Putra, yang duabelas tahun menggeluti yoga, pekan lalu datang ke kantor Bintang. Ia berbagi empat jurus menangkis saki pinggang. Kita contek, yuk?

Yoga bukan sekadar tren. Ia kini menjadi bagian gaya hidup. Merespons popularitas yoga yang kian menanjak.

Yoga memiliki beberapa fokus yang disasar yakni kaki, paha dalam, tulang belakang untuk ibu yang sering sakit pinggang karena menggendong atau mengurus anak. Atau yang badannya cenderung bungkuk. Atau ketika melahirkan disunti epidural. Akibatnya, beberapa ibu mengeluh nyeri di bagian tulang belakang.

Untuk Anda, Fajar merekomendasikan empat gerakan yang bisa dipraktikkan di rumah :

  1. Sphinx pose

Caranya : Buka jari-jari tangan. Siku dibuka selebar bahu. Tegakkan tulang belakang. Rapatkan seolah memiliki ritsleting. Perlahan, tegakkan badan. Bahu menjauh dari telinga. Tahan dalam sepuluh tarikan napas (inhale-exhale). Lakukan tiga set.

Manfaatnya : Fungsinya, menegakkan tulang belakang dengan memberi compress (tekanan) pada tulang belakang dan memanjangkan tulang belakang. Dengan sphinx pose, tulang belakang, yang kolaps dan lemas, makin kuat. Rasa nyeri perlahan berkurang.

  1. Baby cobra pose

Caranya : Kaki merapat. Tangan ditelakkan di samping dada. Siku merapat ke badan. Bokong dikencangkan. Kepalanya perlahan diangkat. Bahu jangan sampai mendekati telinga. Perut ditahanĀ  dan dikeraskan. Lakukan dalam 10 tarikan napas (inhale-exhale) sebanyak tiga set.

Manfaatnya : Menguatkan dan memanjangkan tulang belakang. Memberikan detoks sekaligus penguatan.

Pada tulang belakang, sering menempel beberapa virus yang jika jarang digerakkan akan jadi tempat berkumpulnya virus. Selain menguatkan tulang bekalang, gerakan bagi para pemula ini menguatkan kaki sekaligus mengencangkan perut dan paha” Fajar menerangkan.

  1. King cobra pose

Caranya : Kaki merapat. Bahu lebih diangkat dan tetap menjauh dari telinga. Perlahan kepala diangkat. Tarik perut ke arah dalam. Tangan sedikit ditekuk agar lebih terasa tarikan di bagian bisep dan trisep. Letakkan tangan di samping dada. Siku didekatkan ke tulang rusuk. Lakukan dalam 10 tarikan napas (inhale-exhale) sebanyak tiga set.

Manfaatnya : “Ibu-ibu yang lengannya kurang kencang setelah melahirkan, king cobra pose bisa jadi jawaban karena menguatkan bagian lengan (bisep dan trisep-red.), perut, pantat, bahu, pantat, dan kaki. Satu gerakan, menyasar banyak bagian tubuh. Combo!” imbuhnya.

  1. Pigeon pose

Caranya : Kaki dibuka, lutut sejajar engkel. Badan ditegakkan dengan menarik tubuh perlahan ke belakang. Dada membusung, dengan posisi kepala lurus ke depan. Lakukan dalam 10 tarikan napas (inhale-exhale) sebanyak tiga set.

Manfaatnya : “Fokusnya tetap memanjangkan tulang belakang. Tujuan lain, menyehatkan dan menguatkan kaki khususnya di area paha dalam. Penguatan paha dalam sangat penting karena memengaruhi kesehatan reproduksi dan kekencangan alat vital. Selain itu, paha dalam yang flesibel rupanya membuat emosi kita semakin dapat dikontrol

SEMOGA BERMANFAAT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *