bayi laptop

Pengaruh Teknologi pada Perkembangan Anak Balita

bayi laptop

 

Masa pertumbuhan anak balita adalah fase dimana mereka selalu merasa ingin tahu tentang semua hal. Dalam fase tersebut peran aktif orang tua sangat diperlukan untuk mengarahkan kegiatan anak, terutama dalam kegiatan yang bersentuhan dengan teknologi. Di era modern ini, tumbuh kembang anak berdampingan dengan dunia teknologi yang membawa dampak positif dan juga negatif.

 

Berikut beberapa teknologi dengan beberapa dampaknya yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak :

 

Televisi

 

Televisi merupakan media penyiaran yang terus berkembang. Dengan perkembangan media penyiaran, siaran di televisipun ikut berkembang. Televisi bisa membawa dampak positif apabila orang tua menyajikan tayangan yang bermafaat, seperti :

 

Tayangan Edukasi yang dapat membantu dalam proses belajar membaca, menulis, menggambar, berkreatifitas dan mengeksplor kemampuan serta bakat anak.

Tayangan yang berhubungan dengan lingkungan yang akan membuat anak melihat keindahan dan kekayaan bumi ini. Dengan begitu anak akan terpicu untuk mengeksplor lingkungan sekitarnya dan mendapat banyak pengetahuan tentang alam.

 

 

Namun  televisi juga akan membawa dampak negatif apabila orang tua tidak mendampingi dan tidak menyeleksi tayangan yang diberikan kepada anak. Berikut adalah tayangan yang harus diseleksi oleh orang tua :

 

Kartun pada dasarnya adalah acara anak namun kini orang tua harus lebih selektif dalam memilih tayangan kartun untuk anak karena beberapa film kartun memuat adegan yang tidak baik untuk anak.

Sinetron adalah satu tayangan yang sangat tidak baik untuk anak karena kini hampir semua tayangan sinetron tidak mendidik dan memuat hal – hal yang tidak baik dikonsumsi oleh anak. Contohya adalah sinetron dengan adegan percintaan, kenakalan remaja, dan kekerasan yang akan dibawa anak dalam pergaulan sehari-hari.

Acara yang menyajikan lawakan atau drama panggung yang tanpa disadari didalamnya terdapat unsur bullying yang akan dibawa anak kedalam dunia nyata.

 

 

Dampak negatif lain dengan anak terlalu banyak menonton televisi adalah anak menjadi malas bergerak dan akan menjadikan anak kurang aktif, anak menjadi kurang perduli terhadap lingkungan sekitar karena terlalu asik menikmati tontonannya dan akan berakibat pada kurangnya kemampuan anak untuk bersosialisasi dengan orang lain. Anak juga menjadi malas belajar hal tersebut akan berakibat pada menurunnya prestasi anak disekolah dan potensi diri yang ada pada anak tidak akan berkembang.

 

Gadget dan Internet

 

Dengan penggunaan yang tepat maka gadget dan internet akan membawa dampak yang positif dalam perkembangan anak. Beberapa dampak positif tesebut seperti :

 

Anak tidak tertinggal dengan kemajuan teknologi di era digital ini.

Gadget bisa dimanfaatkan sebagai media melajar untuk anak. Dengan media belajar yang menarik anak bisa menikmati proses belajarnya, misalnya saja belajar membaca dan berhitung dengan game edukatif.

Mudahnya akses internet juga bisa mempermudah anak dalam mendapatkan ilmu pengetahuan yang banyak terdapat di internet.

 

 

Namun dengan segala kemudahan tersebut, dampak negatif juga tak bisa dihindari. Orang tua harus menjaga agar pertumbuhan anak tidak terganggu dengan dampak negatif berikut :

 

Jika anak terlalu banyak menggunakan gadget maka anak akan kurang aktif bergerak, kurang bersosialisasi dan  akan mengganggu kesehatan mata serta telinga jika anak sering menggunakan earphone dengan volume yang tinggi.

Game yang dimainkan anak pun harus diawasi oleh orang tua, karena banyak game yang tidak baik terhadap tumbuh kembang anak karena memuat unsur kekerasan dan dewasa.

Internet membawa dampak negatif jika pemakaiannya oleh anak tidak di dampingi oleh orang tua. Dengan kemudahan serta bebasnya akses internet maka anak bisa mengakses konten dewasa yang bisa menimbulkan pornografi, pergaulan bebas, dan kejahatan seksual. Hal tersebut bisa merusak proses tumbuh kembang anak.

 

 

Kendaraan

 

 

 

Kini kendaraan juga berkembang dengan memasukkan unsur teknologi. Contoh yang paling sederhana adalah sepeda, dengan sentuhan teknologi kini ada yang namanya sepeda listrik. Inovasi ini bisa membuat efesiensi waktu dan mempermudah perjalanan. Namun kemudahan tersebut menimbukan dampak negatif yaitu anak jadi malas untuk berjalan kaki walau jarak yang di tempuh dekat.

 

Motor pun semakin berkembang dengan teknologi yang membuat motor mudah untuk dikendarai. Dengan perkembangan tersebut, tak jarang anak – anak juga bisa mengendarai motor dan bahkan orang tua lah yang mengajari anaknya. Padahal ini merupakan sesuatu yang salah, karena dapat menimbulkan kecelakaan, penyalahgunaan, dan bahkan kejahatan yang membuat anak menjadi korban.

 

Bahkan anak dibawah umur yang tidak memiliki izin berkendara tidak hanya mengendarai motor tapi juga mobil, dan berujung pada kecelakaan yang fatal.

 

Meminimalisir Dampak Negatif

 

Dampak negatif dari beberapa teknologi tersebut bisa diminimalisir dengan peran aktif orang tua mendampingi tumbuh kembang anak, berikut adalah beberapa hal yang harus dilakukan oleh orang tua :

 

Membatasi waktu anak untuk menggunakan televisi, gadget dan internet.

Mengisi waktu luang anak dengan mengarahkan anak untuk bermain permainan tradisional yang mengeksplor kreatifitas anak, membawa anak mengenal lingkungan sekitar dengan bermain dengan tanah, lumpur dan apa yang tersedia di alam. Mengarahkan anak untuk mengenali bakatnya dan potensi dirinya lewat menari, bernyanyi ataupun berakting. Serta mengajarkan anak untuk bersosialisasi dengan orang lain.

Mendampingi, mengawasi dan ikut membaur saat anak  saat menggunakan televisi, gadget dan internet.

Melarang dengan memberikan pengertian kepada anak apa yang boleh, tidak boleh, baik dan tidak baik dilakukan oleh anak pada usianya saat itu.

Memberikan seks education serta ilmu agama sejak dini agar anak terhindar dari dampak buruk pergaulan bebas dan kejahatan seksual

 

Semoga bermanfaat

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *