Istilah Hypnoselling

Istilah Hypnoselling
Istilah Hypnoselling

Hypnoselling adalah Cara Halus Untuk Mengendalikan & Mempengaruhi Konsumen

Seorang ibu beranak lima menagis sejadi-jadinya. Anaknya yang terakhir baru kelas 3 SMP dan anak pertamanya sudah memiliki 3 putera. Sang ibu yang sedang gundah gulana dan memiliki cucu sejumlah 6 anak ini lunglai, lemah dan terlihat sedang mengalami stres atau mungkin depresi mendalam.

Bagaimana tidak? Baru saja uang kontan dan perhiasannya melayang begitu saja. Menguap tanpa bekas dan yang ia bawa hanya sebuah kompor multifungsi yang ternyata adalah kompor biasa dengan sedikit modifikasi. Itu semua terjadi tatkala adik kandungnya bercerita jika 2 bulan yang lalu juga membeli kompor listrik itu. Bahkan dengan harga yang ¼ x nya. Tentu saja jauh lebih murah.

Semua kisah muram ini bermula ketika sang ibu yang bernama “RATMI” ini berbelanja di sebuah pusat perbelanjaan. Kebetulan disana sedang ada event kuliner. Maklum saja, setiap ibu-ibu yang lewat dipastikan pasti tertarik untuk mengetahuinya. Dan akhirnya terjadilah sesuatu yang membuat trauma itu.

Singkatnya bu Ratmi didatangi seorang selles kompor listrik. Diberi beberapa buah makanan secara gratis dan diberi voucher diskon sebesar 80% untuk membeli produknya. Dan setelah sampai di stand kompor listrik, entah mengapa dan bagaimana bu Ratmi akhirnya membeli sebuah kompor dengan harga 4x lipat dari harga normalnya. Itu pun dengan bangga dan senangnya sebelum akhirnya menangis menyayat hati dirumah. Fenomena apa ini?

Gendam atau hypnoselling?

Fenomena apakah ini? Apakah ini salah satu kejadian gendam yang marak dibicarakan? Atau hanya sebuah strategi penjualan biasa? Atau bahkan melibatkan aplikasi ilmu tingkat tinggi seperti hypnoselling?

Jangan tergesa-gesa. Jangan langsung membuat kesimpulan. Belum tentu ini gendam, begitu pula hypnoselling. Kita harus dapat membedakan strukturnya. Harus tahu bagaimana mekanisme kerjanya. Apakah hypnoselling itu benar-benar sebuah metode marketing tingkat tinggi atau abal-abal dari praktek penipuan? Mari kita ulas sampai tuntas.

Rahasia dibalik hypnoselling

Hypnoselling sangat berbeda jika dibandingkan dengan gendam. Apalagi disandingkan dengan praktek penipuan terselubung. Bukan karena keilmuan ini berlindung dibalik metode pikiran bawah sadar dan diajarkan oleh trainer berdasi. Memang benar jika hypnoselling adalah teknik komunikasi biasanya yang efektif. Salah satunya dapat digunakan untuk berjualan.

Hypnoselling adalah teknik hipnosis yang dilakukan secara tidak langsung. Umumnya dilakukan melalui percakapan. Nah, percakapan disini melibatkan komunikasi. Maka hypnoselling yang menitik beratkan pada teknik komunikasi ini pun dikembangkan sesuai dengan prinsip-prinsip komunikasi pikiran bawah sadar manusia.

Beberapa contoh aplikasinya adalah bagaimana cara membangun keakraban dalam waktu singkat, membangun pondasi kepercayaan, menghargai konsumen, memberi kebebasan kepada konsumen, menggali kebutuhan dasar konsumen, menggunakan self hypnosis untuk membentuk mental jagoan seorang penjual, dsb.

Kesimpulannya, hypnoselling adalah cara untuk membangun jembatan antara pikiran seorang penjual dengan konsumen. Apakah hypnoselling dapat digunakan untuk mengendalikan dan memengarui konsumen? Tentu saja tidak jika seorang penjual tidak tahu bagaimana cara membangun keakraban, membangun pondasi kepercayaan dan benar-benar memahami konsumen. Baik dengan komunikasi verbal atau non-verbal. Jadi silahkan kita lebih bijaksana dalam melihat dan menyikapi fenomena hypnoselling ini.

SEMOGA BERMANFAAT!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *