6 Langkah Mudah Untuk Mempersiapkan Materi Public Speaking Anda Yang Memukau

6 langkah mudah untuk mempersiapkan materi public speaking anda yang memukau
6 langkah mudah untuk mempersiapkan materi public speaking anda yang memukau

Sebelum Anda memulai sebuah presentasi atau (Public Speaking), pastikan Anda melakukan 6 langkah mudah ini agar materi Anda memukau audiens :

  1. Tentukan tujuan public speaking anda
  2. Tentukan topik pembahasan yang fokus dan jelas
  3. Rancang materi – materi public speaking anda
  4. Rancang materi pembuka anda++ dan pengembangannya
  5. Rancang materi penutup anda dan pengembangannya
  6. Rancang materi utama anda dan pengembangannya

Langkah pertama, anda diajak untuk menentukan serta menemukan apa tujuan dari aktivitas public speaking anda, apa yang anda ingin audiens dapatkan dari materi anda, dan seperti apa akhir dari aktivitas public speaking yang anda lakukan di depan para audiens anda. Jika anda sudah menemukan sekaligus menentukan tujuan dari aktivitas public speaking yang anda sampaikan kepada audiens anda, maka mari mempersiapkan materi dari public speaking anda.

Kini usai berbicara tentang tujuan dari aktivitas public speaking itu sendiri, maka untuk menyiapkan materi yang harus anda sampaikan di hadapan para audiens anda adalah dengan menentukan dan mengklarifikasi topik materi apa yang akan anda sampaikan. Artinya hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan topik materi apa yang akan anda bahas dan sampaikan. Cara terbaik untuk menentukan topik materi yang akan anda bahas adalah memastikan bahwa memang topik yang anda tentukan membahas satu pembahasan yang terfokus dan tak bercabang. Karena jika tak fokus dan bercabang, maka akan mempersulit anda dalam menyiapkan materi tersebut, lebih lanjut pada akhirnya audiens pun akan bingung akan apa yang anda ingin sampaikan kepada mereka.

Kali ini mulailah mengambil selembar kertas, atau membuka file word kosong di komputer anda, dan tuliskan sturuktur persiapan materi seperti berikut :

  • Tujuan public speaking anda
  • Topik anda
  • Materi pembuka
  • Materi penutup
  • Materi utama

Tujuan akan memberitahukan, menetapkan, dan menentukan apa yang anda ingin berikan kepada audiens dan apa yang ingin audiens dapatkan dari anda.

Sedang topik akan menetapkan pembahasan spesifik serta terfokus tentang apa yang akan anda sampaikan pada audiens. Sehingga baik anda maupun audiens mengetahui dan mengerti secara jelas apa yang akan anda sama – sama bahas dan bicarakan.

Kemudian mulailah membuat poin utama materi pembuka yang akan anda bawakan, sertai dengan 4 – 5 poin penjelasan untuk poin utama tersebut. Anda bisa memulainya dengan cerita, kutipan, pertanyaan, dan lainnya kepada audiens anda yang berkaitan dengan materi anda. Pada materi pembuka ini pula anda bisa mengenalkan tentang diri anda, hanya saja perlu diingat, jangan terlalu berlebihan ketika berada pada materi pembuka karena akan membuat audiens bosan dan tak nyaman. Terakhir, simpulkan akhir materi pembuka anda tersebut, sebagai sebuah jembatan untuk menuju materi utama dari aktivitas public speaking anda.

Usai materi pembuka, mari sedikit membahas materi penutup sebentar sebelum materi utama. Pembuka dan penutup ibarat dua sisi mata uang yang tak terpisahkan, maksimalnya sebuah public speaking bergantung pada dua hal ini. Materi pembuka akan mencoba mengkondisikan audiens agar siap untuk mendegarkan materi utama dari anda, sedang materi penutup akan mencoba membuat materi utama yang barusan telah disampaikan selesai dengan baik dan lebih penting lagi berkesan. Materi penutup bisa anda bangun dengan memperlihatkan kembali poin – poin penting selama materi utama yang sudah anda sampaikan, kemudian berikan kesimpulan akhir dan motivasi tertentu di sana, dijamin audiens anda akan menanti – nanti untuk bertemu dengan anda lagi.

Kemudian lanjutkan untuk mempersiapkan materi utama serta poin – poin utama darinya. Sangat disarankankan, setiap penjelasan dari poin – poin utama ini didukung dengan cerita yang menarik, contoh yang tepat, fakta yang relevan, ilustrasi – ilustrasi, humor cerdas, kata – kata motivasi, dan segala macam pendukung yang mampu dihubungkan dengan audiens.

Cerita – cerita yang bisa anda hadirkan di depan audiens untuk menyokong setiap pembahasan poin – poin utama dari materi utama anda bisa berupa cerita di masa kecil, pengalaman remaja, bertahan dari masalah, menyelesaikannya, dan seterusnya. Anda dapat menggunakan hal ini untuk memperkuat penjelasan dari poin – poin utama anda. Pada dasarnya manusia adalah makhluk yang perasa, emosional. Karenanya, jika anda bisa mengambil dan mengunci emosinya, maka ia akan merasa nyaman bersama dengan anda.

Teknik ini akan sangat membantu anda untuk dapat melakukannya. Pastikan pula anda menyediakan berbagai macam pendukung untuk teknik ini, seperti tampilan visual, suara, dan lain sebagainya. Hal ini akan membuat audiens mudah untuk menggambarkan situasi dari cerita anda dan mendapatkan emosinya.

Analogi – analogi pun bisa anda gunakan ketika sedang menyampaikan dan menjelaskan poin utama dari materi utama anda. Kabar baiknya, jika anda mampu menggunakannya dengan tepat, maka analogi – analogi tersebut akan memudahkan audiens untuk mengerti dan mengingat poin – poin utama anda sekaligus membuat mereka mampu menghubungkan keterkaitan antar poin utama yang anda berikan kepada mereka. Dengan kata lain, akan membuatnya lebih berbekas di otak dan pikiran audiens anda.

Pastikan pula anda mengakhiri satu poin dan memulai poin yang lainnya dengan perpindahan yang jelas.

Usai materi utama anda rasa cukup untuk disampaikan, maka segera sampaikan materi penutup yang sudah kita bahas sebelumnya. Dan pastikan bahwa audiens anda keluar dari ruangan itu dengan hal – hal jelas, serta konkrit yang mereka dapatkan, dan tentunya berkesan.

SEMOGA BERMANFAAT!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *