8 Presuposisi yang Paling Terkenal di NLP

Presuposisi dalam NLP

Presuposisi dalam NLP
Presuposisi dalam NLP

NLP dibangun berdasarkan pada sekelompok prinsip-prinsip dasar yang menjadi jantung bagi semua hal mengenai NLP. Prinsip – prinsip yang mendasari NLP ini tidak di klaim sebagai “benar” atau “salah”. Prinsip ini diperlakukan sebagai suatu pengandaian. Jika kita andaikan benar, maka semua hal dalam NLP menjadi mudah dipahami. Karena sifatnya yang merupakan pengandaian, maka disebut sebagai presupposition (asumsi awal), yakni asumsi-asumsi awal yang akan dipercaya dan diperlakuan sebagai belief bagi praktisi NLP. Presuposisi ini jika ditelaah, ternyata merupakan dasar dari bekerjanya seluruh teknik-teknik yang dikenal di dunia NLP.

Presuposisi dalam NLP bisa kita umpamakan sejenis Sistem Operasi (OS) yang ada dalam suatu komputer. Setiap program yang Anda jalankan di komputer itu (misal MS Word,  Excell, dll) dapat berjalan karena didasari suatu sistem operasi (Misal: Linux atau Windows).

Beberapa presuposisi yang paling terkenal di NLP meliputi :

  1. Kemampuan untuk mengubah proses dari cara kita mengalami suatu realitas, seringkali lebih berharga daripada mengubah isi dari pengalaman kita tentang realitas.

Setiap pengalaman memiliki struktur dan pola tertentu. Mengubah struktur dan proses dari sebuah pengalaman akan mengubah pengalaman itu secara drastis.

  1. Makna dari komunikasi adalah (dinilai) dari respon yang Anda dapatkan.

Komunikasi menciptakan pengalaman pada pendengar atau pembaca. Hasilnya diukur dari respon yang diperoleh, jika respon yang diperoleh tidak sesuai, maka gantilah cara komunikasi kita, sampai mendapatkan tujuan.

  1. Semua perbedaan manusia mengenai perilaku dan lingkungan dapat secara berguna direpresentasikan melalui indra penglihatan, pendengaran, perabaan, pencecapan dan penciuman

Tidak peduli bagaimana Anda mendefinisikan kesuksesan, maka akan diketahui bahwa orang sukses memiliki cara yang unik dalam membuat representasi dunia dalam pikirannnya (VAKOG). Pemodelan di NLP adalah proses mengidentifikasi dan mereplikasi (baik kompetensi sadar dan tidak sadar) yang menghasilkan keunggulan orang itu. Kemudian hasilnya direplikasikan ke orang lain dengan cara yang mudah.

  1. Sumberdaya yang dibutuhkan seseorang untuk menghasilkan perubahan, sudah dimiliki dalam dirinya sendiri.

NLP mengajarkan cara mengakses sumber daya pada waktu dan tempat yang tepat.

  1. Peta bukanlah wilayah yang sesungguhnya.

Orang sebenarnya bereaksi atau menanggapi interpretasi mereka tentang realitas (peta mereka), dan bukan secara langsung kepada realitas itu sendiri. Praktisi NLP perlu faham bahwa NLP adalah tentang memahami dan mengubah pet yang adaa, yang pada gilirannya dapat mengubah persepsi tentang realitas.

  1. Nilai seorang sebagai suatu individu adalah konstan, sedangkan nilai dan kesesuaian dari prilaku internal / eksternalnya masih dapat dipertanyakan.

Ketika Anda masih berusia 2 tahun mungkin Anda ngedot susu. Apakah ini berarti Anda masih ngedot susu hari ini? Anda lebih dari perilaku Anda, sebab Anda terus memproduksi dan memiliki kemampuan untuk mengubah perilaku Anda setiap saat. Apa yang Anda lakukan dan Siapa diri Andaadalah dua hal yang berbeda.

  1. Ada niat positif yang memotivasi suatu perilaku, dalam konteks tertentu.

Orang yang melakukan suatu perilaku (sekalipun perilaku negatif) bertujuan untuk memenuhi seuatu kebutuhan tertentu dari dirinya, jadi niatnya adalah pemenuhan kebutuhan. Jika kita misalkan ingin mengubah perilaku atau kebiasaan buruk, maka kita perlu tahu perilaku itu dilakukan untuk pemenuhan kebutuhan apa oleh si pelaku.

Kemudian Anda bisa mendisain suatu perubahan dengan memberikannya  pilihan baru dan lebih baik untuk memenuhi kebutuhannya tadi. Misal perokok membutuhkan kegiatan rokok untuk merasa tenang. Maka kita bisa mmembantunya menghentikan kebiasaan merokok dengan cara memberikan pengganti cara untuk mencapai rasa tenang, selain kegiatan merokok.

  1. Umpan balik vs Kegagalan :

Tidak ada yang namanya kegagalan, yang ada adalah umpan balik, dan umpan balik adalah suatu informasi yang berharga. Semua hasil-hasil dan perilaku adalah merupakan suatu pencapaian (achievement), terlepas dari itu merupakan hasil yang diinginkan ataupun tidak. Semua pencapaian adalah kesempatan belajar untuk mencari tahu apa yang berhasil dan apa yang tidak bekerja.

SEMOGA BERMANFAAT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *