3 Tips Belajar NLP dengan Mudah dan Cepat

Cara Jitu Belajar NLP dengan Mudah

Cara Jitu Belajar NLP dengan Mudah
Cara Jitu Belajar NLP dengan Mudah

Banyak orang yang enggan belajar NLP karena berbagai alasan. Ada yang mengatakan untuk mengikuti pelatihan NLP itu butuh biaya yang banyak, ada yang mengatakan pelatihan NLP itu lama sampai berhari-hari, dan ada pula yang mengatakan belajar NLP itu sulit. Cara belajar NLP yang mudah dan cepat, mudah dan bahkan tidak mengeluarkan biaya adalah suatu pemikiran yang muncul dari beberapa pemikiran orang-orang tersebut. Dan mungkin Anda salah satunya. Lalu sebenarnya apakah ada cara belajar NLP dengan cara seperti itu? Jawabannya adalah ada!

Inilah tips dan trik untuk Anda yang mencari cara belajar NLP dengan mudah, cepat.

Sebelum nantinya Anda mempelajari NLP, setidaknya ada 4 pertanyaan yang dapat Anda ajukan untuk diri sendiri sebelum anda mempelajari NLP. Dan pertanyaan itu adalah :

  • Apa tujuan saya mempelajari NLP?
  • Seberapa jauh saya ingin mengetahui NLP
  • Setelah saya mengetahui NLP, apa yang akan saya lakukan?
  • Manfaat apa yang ingin saya dapatkan setelah mengetahui NLP?

Ada sebuah fakta yang didapatkan ketika melakukan survey kecil kepada teman – teman pembelajar, hal yang membuat orang malas belajar NLP dan membuat kesan bahwa mempelajari NLP itu adalah sulit karena banyak istilah dalam NLP yang berbahasa Inggris. Dan istilah-istilah (glossary) ini juga yang menghambat orang untuk bisa memahami NLP.

Tips Belajar NLP dengan Mudah :

1. Buat dan susunlah daftar glossary dalam NLP sebanyak-banyaknya

Untuk mendapatkan daftar glossary ini bisa diperoleh dengan mencarinya di google ataupun buku-buku tentang NLP yang sangat mudah ditemukan di rak-rak buku pengembangan diri di toko buku terdekat. Beberapa glossary yang sering muncul adalah : Outcome, Rapport, New Behaviour Generator, Reframing, State of Mind, Amplify, Anchor, Six Steps Reframing, dan masih banyak lagi yang lainnya.

2. Memahami setiap terminologinya

Untuk bisa memahami terminologi ini hal yang pertama kali dilakukan adalah mencari tahu arti dari terminologi tersebut, yang kedua mencari tahu adakah keterkaitan antara terminologi satu dengan yang lainnya, yang ketiga temukan manfaat dari memahami terminologi ini untuk dapat diaplikasikan dalam kehidupan nyata.

Bila ternyata masih kesulitan untuk memahami terminologi – terminologi tersebut, Anda bisa menanyakan apa yang menjadi kesulitan Anda melalui forum diskusi NLP ataupun bertanya kepada praktisi dan juga trainer NLP yang mau untuk menjelaskan hal tersebut.

3. Mencoba untuk mengintegrasikannya dengan bidang profesional ataupun bidang pekerjaan yang berhubungan dengan kehidupan Anda.

Sebagai contoh beberapa terminologi dalam NLP yang dapat diterapkan dalam Public Speaking : Sensory Acuity, Meta Program, Behaviour Flexibility, Building Rapport, Milton Model, TOTE, Meta Model, Meta Program, dll.

Sebagai penutup, bila nantinya Anda memutuskan untuk belajar NLP secara mandiri ataupun mengambil sertifikasi NLP, kembalikan pikiran Anda dengan 4 pertanyaan di atas. Karena 4 pertanyaan tersebut dapat menjadi pencetus ide dan juga pemikiran sebelum mempelajari NLP. Dan mengapa dalam artikel ini hanya menekankan pada pemahaman glossary? Karena mempelajari NLP tidak akan pernah jauh dengan glossary NLP, oleh karenanya dengan mengetahui glossary NLP kita dapat mendapatkan pengetahuan bahkan pemahaman tentang apa itu NLP.

Memang pada dasarnya mempelajari NLP itu mudah bila belajar pada trainer yang tepat. Tapi tidak menutup kemungkinan dengan mempelajari NLP secara mandiri dapat memperoleh pemahaman yang jauh lebih baik daripada orang yang mengambil sertifikasi NLP dengan biaya yang tidak murah. Banyak media yang dapat dimanfaatkan untuk bisa mempelajari NLP, salah satunya adalah Google yang sebagian orang menyebutnya sebagai “Sumber Segala Pengetahuan”.

SEMOGA BERMANFAAT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *