9 Langkah Untuk Berhubungan dengan Orang Lain

Tips Jitu Untuk Bersosialisasi dengan Orang Lain

Bersosialisasi dengan Orang Lain
Bersosialisasi dengan Orang Lain

Pengaruh muncul secara bertahap dan setiap orang memiliki pengaruh. Filsuf dan penyair Amerika, Ralph Walda Emerson mengatakan, “Setiap orang adalah pahlawan dan penasihat bagi seseorang dan bagi orang itu apapun yang ia katakan memiliki nilai tinggi.” Jika ingin berhasil maka perlu jadi yang berpengaruh.

Empat tahap pengaruh itu bisa muncul :

  1. Model : Pengenalan diri / identitas diri sehingga sedikit banyak memberikan penilaian terhadap orang lain.
  2. Motivasi : Menjadi pemberi pengaruh motivasi, mendorong orang dan berkomunikasi dengan mereka pada tingkat emosi, melalui dua proses. Pertama, membentuk jembatan dengan mereka. Kedua, membangun kepercayaan dan rasa harga diri.
  3. Mentor : Menuangkan hidup anda ke dalam diri orang lain dan membantu mencapai potensi mereka.
  4. Pelipatgandaan : Membantu orang yang dipengaruhi sehingga menjadi pemberi pengaruh positip dalam kehidupan orang lain dan meneruskan tidak hanya pada apa yang sudah mereka terima, tetapi juga dari apa yang sudah mereka pelajari dan kumpulkan sedikit demi sedikit.

Pengaruh bisa bersifat positif atau negatif, pengaruh positif akan menambah nilai pada orang lain.

Hal – hal yang perlu dimiliki untuk menjadi orang yang berpengaruh :

1. Integritas Dengan Orang Lain

Rasa hormat martabat dan kepercayaan adalah dasar tepat dibangunnya integritas untuk menjadi orang yang berpengaruh. Integrita merupakan sebuah fondasi untuk membangun/ menjadi orang yang berpengaruh. Dan keharusan yang seseorang yang berintegritas adalah, berlaku jujur, dapat dipercaya dan memegang rahasia.

2. Memelihara Orang Lain

Memelihara orang lain adalah perhatian yang tulus akan orang lain dengan tujuan menumbuhkan kemandirian orang lain dan bukan membiarkan mereka menjadi ketergantungan.

Hal – hal yang berkaitan dengan memelihara orang lain adalah :

  1. Kasih : Memperlihatkan kasih syang kepada orang lain.
  2. Respek : Kesediaan untuk menerima diri mereka, mengakui kemampuan atau potensi orang lain untuk memberikan kontribusi, mendengarkan orang lain dan mendahulukan agenda mereka daripada agenda sendiri.
  3. Rasa aman : Menjauhkan rasa khawatir diri mereka terhadap kita dan menciptakan rasa aman sehingga mereka berada dalam posisi untuk memberikan respon positif dan mengerjakan yang terbaik.
  4. Dorongan : Mensport kepentingan orang lain dan mereka menerima beberapa hal:
  • Nilai diri yang positif : Mengembangkan hubungan yang lebih positif (mereka merasa senang dengan diri mereka)
  • Menjadi bagian dari kelompok : Menempatkan atau membuat orang merasa penting atau diikutkan.
  • Perspektif : Memberikan perhatian dan penilaian yang penuh harapan kepada orang lain.
  • Perasaan penting : Merasa dihormati dan dihargai.
  • Harapan : Memberikan pengharapan pada orang lain meskipun potensinya kecil / lemah.

3. Percaya Kepada Orang Lain

Kepercayaan kepada orang lain adalah kualitas penting dari seseorang yang berpengaruh ketika bekerja dengan orang lain.

Empar faktor membangun kepercayaan pada orang yang berpengaruh :

  1. Sebagian besar orang tidak percaya pada dirinya sendiri
  2. Banyak orang tidak mempunyai seseorang yang percaya kepada mereka
  3. Banyak yang mengetahui seseorang percaya kepada mereka
  4. Banyak orang akan mengerjakan apa saja untuk memenuhi kepercayaan anda kepada mereka.

Percaya kepada orang memerlukan lebih dari sekedar kata-kata atau perasaan positif tentang mereka. Menumbuhkan sikap percaya pada orang lain, dilakukan hal-hal : Percayalah pada mereka sebelum berhasil, teguhkan kekuatan mereka, sebutkan kesuksesan mereka dimasa lalu, tanamkan kepercayaan ketika mereka gagal, visualisasikan sukses masa depan mereka dan harapkan suatu tingkat kehidupan yang baru.

4. Mendengarkan Orang Lain

Kemampuan untuk mendengarkan dengan ahli adalah kunci untuk memperoleh pengaruh atas orang lain. Manfaat mendengarkan adalah : Memperlihatkan respek (terkesan dan tertarik bukan mengesankan dan menarik), membangun hubungan, meningkatkan pengetahuan, akan menghasilkan ide, membangun loyalitas, cara terbaik untuk menolong orang lain dari diri abda sendiri.

Penghalang dalam proses mendengarkan : Terlalu menghargai kemapuan berbicara, kehilangan fokus, mengalami keletihan mental, pembentukan sterotipe, membawa muatan emosi pribadi, asyik dengan diri sendiri.

Untuk membangun keterampilan mendengarkan : Pandanglah si pembicara, jangan menginterupsi, berfokus pada pemahaman, tentukan kebutuhan saat ini, periksa emosi anda, tangguhan penilaian anda, berikan kesimpulan pada interval besar, berikan pertanyaan untuk mendapat penjelasan, jadikan kegiatan mendengar sebagai perilaku anda.

5. Memahami Orang Lain

Memahami orang lain adalah belajar, cara mereka berpikir, apa yang mererka rasakan, apa yang mengilhami mereka, bagaimana mereka bertindak dan bereaksi dalam situasi tertentu.

Sumber ketegangan yang berulang kali terjadi di dalam masyarakat salah satu penyebabnya adalah kurang /gagalnya memahami orang lain. Beberapa alsannya, yakni :

  1. Ketakutan : Kekhawatirn adanya penolakan, tidak diakui, tidak dihargai, terancam, menimbulkan kekacauan, kehilangan pekerjaan.
  2. Sikap egois : Menempatkan sisi aku sebagai yang tepenting.
  3. Kelalaian menghargai orang lain : Orang yang berbeda termotivasi dengan cara yang berbeda.
  4. Gagal mengakui kesamaan : Kesamaan hidup. Kita semua memiliki harapan dan ketakutan, suka cita dan penderitaan, kemangan dan masalah.

Hal – hal yang dibutuhkan semua orang untuk memahami orang lain :

  1. Semua orang ingin menjadi orang penting.
  2. Tak seorangpun peduli berapa banyak yang diketahui hingga orang tahu berapa banyak anda peduli.
  3. Setiap orang membutuhkan seseorang.
  4. Setiap orang dapat menjadi orang penting jika seseorang memahami dan mempercayainya.
  5. Setiap orang menolong seseorang mempengaruhi banyak orang.

Beberapa keputusan untuk bisa memahami orang lain :

  1. Memahami perspektip orang lain
  2. Empati pribadi : ulurkan tangan kepada orang lain dengan tangan yang kuat, tetapi dengan hati yang lembut.
  3. Mereka akan merespon dengan cara positip dan sikap positip terhadap orang lain : memperlakukan setiap orang yang dijumpai seolah orang paling penting sedunia.

6. Mengembangkan Orang lain

Untuk menjadi orang yang berpengaruh dan menimbulkan dampak yang positip terhadap orang lain, anda harus berjalan bersama mereka dan benar-benar terlibat di dalam hidup mereka. Selain menanamkan kehidupan yang penuh integritas serta memotivasi mereka, maka hal yang terkait untuk menumbuhkan orang lain adalah memposisikan diri sebagai mentor.

Mentor adalah memimpin /mengarahkan dalam bidang pertumbuhan pribadi dan profesional hingga mampu bekerja di bidang-bidang dengan mandiri.

Yang perlu dilakukan dalam mengembangkan orang lain adalah Meningkatkan taraf hidup mereka, meningkatkan potensi mereka untuk berhasil, meningkatkan kapasitas mereka untuk tumbuh, meningkatkan potensi organisasi anda.

Setiap orang tidak akan mengikuti orang lain yang keterampilan dan kepemimpinannya lebih lemah daripada orang lain, oleh karenanya perlu adanya usaha untuk meningkatkan dan mengembangkan diri terlebih dahulu. Memilih secara cermat orang-orang yang akan di kembangkan yakni : Punya filosofi yang sama, orang yang berpotensi, dapat dipengaruhi secara positif, dapat dipacu naik ke gunung-gunung, memulai ketika waktunya tepat.

Mengembangkan orang lain dapat bermanfaat dan menyenangkan, tetapi juga membutuhkan waktu, uang dan usaha. Untuk itulah perlu memaksimalkan proses pengembangan dengan cara-cara : Melihat potensi mereka, menggambarkan visi untuk masa dengan mereka, menggali gairah mereka, membahas cacat karakter, berfokus pada kekuatan mereka, mengembangkan mereka selangkah demi selangkah dengan berpola pada sikap, hubungan, kepemimpinan dan keterampilan pribadi dan profesional, meletakan sumber daya di tangan mereka, menghadapkan mereka kepada pengalaman yang mengembangkan dan mengajar mereka menjadi orang yang mengembangkan diri sendiri.

Orang yang berhasil mengembangkan orang lain akan mengevaluasi potensi orang lain dan menempatkan mereka dalam posisi keberhasilan.

7. Menavigasi Orang Lain

Menavigasi orang lain adalah kemampuan memberikan pertolongan kepada orang lain/ banyak orang yang, khususnya ketika masalah kehidupan yang rumit menimpa semakin dekat dan orang mengalami masa yang lebih sulit Seorang navigator ketika mempertimbangkan gairah, potensi dan visi orang lain dalam rangka membantu orang-orang merencanakan jalan mereka, perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut, yang berkaitan dengan : Kemana mereka perlu pergi, apa yang perlu mereka ketahui dan bagaimana mereka perlu bertumbuh.

Navigator membuat perbaikan arah dengan cara-cara : Mengajari orang lain untuk tidak mendengarkan kritik yang membuat ragu, melatih mereka untuk tidak dikuasai oleh tantangan, mendorong mereka untuk mencari solusi sederhana dan menanamkan kepercayaan dalam diri mereka.

Seorang Navigator yang baik akan mengadakan perjalanan dengan yang ia bimbing, tidak memberikan arah dan kemudian pergi begitu saja. Ia mengadakan perjalanan bersama orang-orangnya serbagai teman.

8. Hubungan Dengan Orang Lain

Berhubungan dengan orang lain dengan harapan untuk mencapai tujuan yang sama, maka perlu mengetahui, dimana mereka berada bergerak ke arah mereka untuk membuat kontak dan berhubungan dengan mereka.

Sembilan langkah untuk berhubungan dengan orang lain :

  1. Jangan menggampangkan orang lain,
  2. Memiliki pola pikir, buatlah perbedaan,
  3. Prakarsai gerakan ke arah mereka,
  4. Carilah landasan yang sama,
  5. Kenalilah dan hormatilah kepribadian yang berbeda
  6. Temukanlah kunci bagi kehidupan orang lain
  7. Berkomunikasilah dari hati
  8. Jalanilah pengalaman bersama
  9. Bila hubungan terbentuk masalah terus

Terdapat empat jenis kepribadian :

  1. Sanguitas : Menginginkan kesamaan, ramah, berorientasi pada hubungan, jenaka, santai, populer, artistik, emosional, terus terang dan optimis.
  2. Melankolis : Menginginkan kesempurnaan, introvert, berorientasi pada tugas dan tujuan, artistik, emosional, teratur dan pesimistis.
  3. Plegmatik : Menginginkan kedamaian, introvert, tidak emosional, kemauan kuat, pesimis, digerakan oleh tujuan.
  4. Kolerik : Menginginkan kekuasan / kontrol, berkemauan kuat, tegas, berorientasi pada tujuan, teratur, tidak emosional, santai, terus terang, optimis.

Pengaruh berarti berhubungan dengan orang lain, mengasuh, kemudian melepaskan mereka, memprediksi dalam kehidupan orang lain. Dan berhubungan adalah langkak dasar dalam proses itu.

9. Memperlengkapi Orang Lain

Memperlengkapi Orang Lain adalah mengubah kehidupan orang lain dengan situasi yang saling menguntungkan (Memberi wewenang kepada orang lain, memberikan efek yang sama, seperti memeberikan informasi dan kita tidak kehilangan apapun. Akan tetapi mampu meningkatkan kemampuan orang lain tanpa menurunkan kemampuan kita.

Syarat seorang yang memperlengkapi : Posisi (Punya kedudukan /kekuasaan formal /informal, hubungan tercipta karena waktu dan pengalaman bersama), respek, komitmen (tidak berpaling pada ketetapan /tujuan yang telah disepakati).

Saat memperlengkapi orang lain, ikuti langkah-langkah berikut : Evaluasi bersama, mengevaluasi mereka dengan melihat sisi pengetahuan, ketrampilan dan keinginannya. Beri contoh terhadap mereka. Berilah kesempatan untuk berhasil. Mempercayai mereka bahwa mereka akan berhasil, dengan melakukan bahwa, “ Percaya bahwa orang lain akan berhasil “ dengan cara Harapkanlah, Ucapkanlah dan Katakanlah. Salurkan otoritas pada mereka. Perlihatkan kepercayaan anda kepada mereka secara terbuka. Berikanlah umpan balik kepada mereka. Bebaskanlah mereka untuk melanjutkannya sendiri.

10. Memproduksi Orang Berpengaruh Yang Lain

Menciptakan orang lain menjadi orang yang berpengaruh ke yang lain efeknya adalah pelipatgandaan, maka :

  1. Memproduksi pemimpin menaikan pengaruh anda ke tingkat yang baru,
  2. Memproduksi pemimpin menaikan potensi pribadi pemimpin yang baru,
  3. Mempoduksi pemimpin melipat gandakan sumber daya,
  4. Mempengaruhi pemimpin memastikan masa depan dengan positif untuk orang lain.

Untuk membangkitkan pereproduksi di dalam diri, buatlah prinsip-prinsip berikut ini :

  1. carilah terus pemimpin yang potensial
  2. dahulukan tim
  3. bertekadlah untuk mengembangkan pemimpin
  4. bukan pengikut.
  5. Dengan tahapan sbb : Perjuangan, bertahan hidup, tidak tersedot pindah, sinergi (Keseluruhan lebih besar daripada jumlah bagiannya karen berinteraksi dengan baik bersama-sama dan menciptakan energi, kemajuan serta momentum).

Demikian, menjadi orang berpengaruh. Salah satu hal terbesar mengenai menjadi orang yang berpengaruh adalah bahwa anda benar-benar melihat kehidupan orang lain berubah didepan mata anda.

 

SEMOGA BERMANFAAT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *