Cara Kenali Seorang Toxic Employee (Karyawan Bermasalah)

Cara Mengenali Seorang Toxic Employee (Karyawan Bermasalah)

Toxic Employee
Toxic Employee

Sebagai atasan apakah Anda pernah memiliki masalah dengan bawahan Anda? Rasanya, hampir semua atasan pernah menghadapi masalah dengan bawahannya. Tapi tidak semua karyawan yang bermasalah dapat digolongkan sebagai seorang Toxic Employee.

Biasanya Toxic Employee bukanlah karyawan yang memiliki masalah dengan kompetensinya di pekerjaan, melainkan justru memiliki masalah dalam hal karakter. Bahkan mereka bisa saja menjadi seorang karyawan yang paling awal datang ke kantor, paling rajin & paling setia mengerjakan apa yang menjadi tugasnya.

Secara umum, suatu perilaku mulai dianggap sebagai toxic apabila ”perilaku, sikap & perkataannya merupakan suatu pola (pattern) serta menjadi kebiasaan (habbit) yang tetap & sangat mengganggu, merusak & mempengaruhi orang-orang disekelilingnya. Jadi ada 4 kriteria umum perilaku seseorang mulai masuk ke area ”toxic” :

  1. Perilaku, sikap maupun perkataannya telah menjadi suatu pola
  2. Sudah menjadi kebiasaan
  3. Mengganggu orang lain & merusak
  4. Berdampak buruk bagi lingkungannya

Bagaimana cara kita mengenali orang-orang yang masuk ke dalam kategori ”toxic employee”?

Biasanya kita bisa mengenali mereka dari bahasa tubuhnya, yaitu :

  1. Raut muka yang tidak mudah tersenyum, kalaupun tersenyum kesannya terpaksa.
  2. Garis mulut pun cenderung melengkung ke bawah
  3. Kalau menatap, kadang pandangannya berkesan menyelidik dengan negatif, seakan-akan mencari ketidaksetujuan
  4. Kalau mereka tersenyum & tertawa, senyum mereka bisa sangat menyakitkan hati karena ditujukan kepada kesalahan / kekeliruan yang dilakukan oleh orang lain. Tapi secara umum mereka jarang sekali tersenyum & tertawa.
  5. Muka mereka kurang bahagia, hal ini sangat terlihat dari pembawaan & sikapnya & juga tercermin dari cara ia berbicara.
  6. Sikapnya bisa agak acuh, meskipun mereka sebenarnya hadir.
  7. Kadang menghindari kontak mata
  8. Tampak tidak antusias & seperti tidak berminat dengan apa yang terjadi, sehingga kadang-kadang tampak tidak konsentrasi & gelisah.
  9. Kehadiran mereka justru membuat perasaan tidak nyaman / terintimidasi pada orang lain di sekitarnya.
  10. Karismanya terasa dari sikapnya yang diam & dingin. Mereka tidak suka basa-basi, inilah terkadang yang membuat mereka agak disegani.
  11. Bagi toxic employee yang ekspresif, mereka suka memberi celetukan yang memiliki makna ganda / bermuatan ”politis”, akibatnya ia jadi bahan tertawaan & terkesan bisa menghidupkan suasana. Tetapi suasana yang dibangun adalah suasana yang kurang nyaman, penuh kecurigaan & tidak tulus.

 

SEMOGA BERMANFAAT!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *