Pola Bahasa Milton

Pola Bahasa Milton

Pola Bahasa Milton
Pola Bahasa Milton

Inilah 12 Pola Bahasa Milton :

Milton
Milton

1. Cause and Effect

Mengimplikasikan sesuatu terjadi karena disebabkan sesuatu lainnya.

“Jika Anda menarik nafas lebih dalam, Anda akan terhipnotis lebih cepat. Karena dengan mata terpejam, Anda dapat membayangkan…”

2. Complex Equivalence

Memberikan kesejajaran arti atau nilai dari dua hal yang berbeda.

“Anda senang berolahraga. Anda menikmati udara segar. Itu artinya Anda lebih menyukai kesehatan daripada merusak paru-paru dengan kebiasaan merokok. Bahu dan lengan Anda lemas. Pernafasan Anda melambat. Itu artinya Anda sedang melayang dalam hipnosa yang menyenangkan.”

3. Generalization

Memberikan pernyataan yang bersifat universal dan generalisasi.

“Seluruh anggota tubuh Anda terasa ringan, lepas, melayang… Rasakan setiap Anda membuang nafas, rasa sakit hati itu…”

4. Mind Reading

Menyampaikan sebuah info yang seolah-olah hanya diketahui oleh klien.

“Saya merasa Anda sedang memikirkan… Saya menyukai gambar yang muncul dalam imajinasi Anda. Bagus sekali.”

5. Nominalization

Mengubah kata kerja menjadi kata benda.

“Anda akan mengalami perubahan, mendapatkan pengetahuan… Kebahagiaan Anda terletak pada keputusan, bukan perasaan…”

6. Tag Question

Memberikan penekanan dengan menaruh negasi di akhir kalimat.

“Anda sulit untuk membuka mata, bukan? Rasa cinta dan perasaan sayang itu muncul kembali, bukan begitu?”

7. Presuppositions

Menyelipkan asumsi ke dalam pernyataan.

“Biarkan rasa rileks itu menguasai Anda sembari mata tertutup dengan sendirinya. Sewaktu menikmati trance, apakah Anda ingin mata terbuka atau terpejam?”

8. Pacing and Leading

Menuntun dengan cara memberi kumpulan deskripsi kejadian yang berlangsung.

“Anda sedang duduk, mendengarkan suara saya, dengan mata terpejam… Menarik nafas, jantung berdetak, aliran darah mengisi setiap sel-sel yang…”

9. Double Binds

Memberikan ilusi seolah-olah klien memiliki pilihan.

“Terserah alam bawah sadar apakah ingin menutup mata sekarang atau nanti. Tentukan antara memaafkannya atau menberikannya kesempatan kedua.”

10. Embedded Commands

Menyelipkan kalimat perintah dalam sebuah pernyataan.

“Dapatkah Anda nikmati ketenangan ini sekarang? Ini semua akan terasa mudah ketika Anda luangkan waktu sejenak untuk tenggelamkan diri di dalam trance yang nyaman.”

11. Resistance Dodge

Memodifikasi pernyataan agar menjadi lebih tepat.

“Anda dapat berimajinasi kesembuhan di lutut kanan Anda… atau kiri. Saya ingin tahu bagaimana Anda memaafkan kesalahannya… atau tidak.”

12. Negative Conditioning

Menanamkan kegagalan pada sebuah aktifitas yang disugesti.

“Coba untuk menggerakkan tangan Anda yang sudah menjadi semakin kaku. Sekalipun berat, tidak ada salahnya untuk mencoba mengangkat kepala…”

 

SEMOGA BERMANFAAT!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *