Ingin Sukses Public Speaking? Lakukan 3 Hal Dasar ini.

Sukses Public Speaking Menggunakan 3 Hal Dasar Ini

Public Speaking
Public Speaking

Jika saya bertanya, hal apa yang paling kamu takuti di dunia ini? Kamu akan menjawab apa? Umumnya, orang-orang menjawab 3 hal ini sebagai urutan teratas yang paling ditakuti: 3).Ular, 2).Setan, dan 1).Bicara di depan umum (PublicSpeaking). Kebanyakan orang menolak bicara di depan umum karena takut! Kamu? Banyak orang yang luwes berbicara dengan berbagai pihak tetapi mlempem saat harus tampil di podium, Iya ngga?

Public Speaking tidak sama dengan ngobrol biasa. Orang yang luwes saat ngobrol biasa belum tentu jago Public Speaking, pun sebaliknya. Reaksi gugup luar biasa saat akan maju ke depan untuk bicara memang tidak menyenangkan. Takikardi, akral dingin, asfiksia, seperti mau pingsan rasanya. Hayo siapa yang suka nervous begitu?

Yang membedakan Public Speaking dengan ngobrol (speaking) adalah adanya lawan bicara. Kita lancar berbicara karena ada lawan bicara sehingga gagasan di kepala kita dapat mengalir, kita dapat memberikan reaksi yang tepat karena secara langsung mendengar reaksi lawan bicara. Sementara dalam Public Speaking pembicara harus bisa terus mengalirkan ide-ide di kepalanya tanpa pancingan dari lawan bicara dan harus mampu menangkap rekasi tidak langsung dari pendengarnya.

Seorang pembicara juga menjadi tokoh sentral dan pemimpin saat ia berada di depan massa. Inilah sisi positifnya. Public Speaking memberikan kesempatan kepada kita untuk menyampaikan ide dan keinginan kita dihadapan banyak orang sehingga semakin banyak orang yang melakukan apa yang kita inginkan.

Nyatanya, mau tidak mau, PublicSpeaking akan selalu menjadi bagian dalam kehidupan kita, entah sekarang ataupun nanti. Banyak orang yang dalam karir dan kedudukannya mapan tapi mereka kurang sukses karena tidak mempunyai keahlian PublicSpeaking. Kemampuan PublicSpeaking tidak muncul secara ajaib tanpa kita berlatih, tanpa keberanian untuk mencoba dan tanpa bekal ilmu. Saya percaya bahwa kemampuan Public Speaking bukan bakat kongenital maupun herediter, Saya percaya seseorang yang biasa sj bisa menjadi pembicara populer dengan latihan dan keberanian mencoba. Saya percaya seorang publik speaker yg handal tidak hanya bermodal percaya diri saja tapi juga ILMU. Karena itu penting bagi kita untuk mengetahui tips dan trik untuk sukses berPublicSpeaking.

Jika didetailkan akan cukup banyak sebenarnya tips dan trik untuk sukses ber Public Speaking. Pada artikel ini saya akan bagikan 3 hal yg paling dasar supaya kita sukses melakukan Public Speaking. Tiga poin dasar PublicSpeaking inilah yang membedakan pembicara handal dengan pembicara biasa.

1. Topik

Public Speaking entah pidato maupun presentasi yang baik , pada intinya harus fokus pada satu topik yang jelas! Dengan fokus pada satu topik, PublicSpeaking yang kamu lakukan akan memiliki gagasan yang jelas dan Konsisten. Ngga ngalor-ngidul ngomongnya, sehingga pendengar dapat menangkap dan memahami tujuan dari PublicSpeaking yg kamu lakukan.

2. Pahami situasi pendengarnya

Tidak hanya secara fisik saja, tapi juga keinginan dan kecemasan mereka. Jangan sampai Public Speaking yang kita lakukan bukannya menggugah, malah bikin ngantuk.

3. Menyusun naskah

Ini yg mungkin sering disepelekan, saran saya, sebelum benar-benar jago #PublicSpeaking jangan sungkan-sungkan untuk menyusun naskahnya dulu. Minimal buatlah kerangkanya, poin-poin apa yang harus disampaikan, agar PublicSpeaking terarah pada tujuan dan tidak bertele-tele.

Lalu, apa lagi? Beranilah mencoba! Tanpa keberanian  tidak akan pernah tahu bahwa kamu mampu Public Speaking. Berlatihlah membuat naskah, bukan untuk dihapal, tapi untuk dipahami. Supaya Public Speaking yang kamu lakukan menjadi mudah dan terarah. Terakhir,  jangan segan untuk berlatih tampil di depan cermin, perhatikan ekspresi, gerak tubuh, dan intonasi Public Speaking kamu.

Jadi, apakah Public Speaking merupakan salah satu hal yg paling kamu takuti di dunia ini?

SEMOGA BERMANFAAT!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *